Senin, 16 Februari 2009

Cara Terbaik Mengurus "lampu hemat energi" Jika Sudah Mati

Lampu Hemat Energi adalah lampu favorite di negara kita. Saya baru menerima kabar bahwa ternyata lampur ini mengandung merkuri. Oleh karena itu butuh penanganan yg ekstra hati2 ketika lampu ini mati.

Caranya adalah:
Hasil penelitian menyarankan metode membersihkan ruangang atau benda yang terkena pecahan bola lampu.

Hal pertama yang dilakukan adalah menjauhkan anak-anak dan binatang dari ruangan, dan membuka ventilasi udara lebar-lebar. Jangan menggunakan penyedot debu meskipun pecahan lampu itu bertebaran di karpet.

Saat membersihkan, gunakan sarung tangan karet dan kertas untuk memungut serpihan kaca. Bersihkan daerah yang terkena dengan menggunakan handuk basah. Jika ada penghuni rumah yang masih anak-anak atau wanita hamil sebaiknya memotong karpet yang terkena serpihan dan membuangnya.

Dalam beberapa kali eksperimen, kandungan merkuri di udara 100 kali lebih aman setelah lantai dibersihkan dengan cara seperti yang dianjurkan. Kandungan merkuri menurun drastis jika sirkulasi udara ruangan itu amat bagus.

Penggunaan lampu hemat energi mampu menekan konsumsi listrik hingga 75% dan umumnya usianya 10 kali lebih lama dibanding yang biasa


Bahaya Merkuri:
Jika merkuri terakumulasi dalam tubuh dapat merusak sistem syaraf, janin dalam kandungan, dan anak-anak. Itupun dengan catatan lampu merkurinya pecah.

Tidak ada komentar: